• Senin, 08 Maret 2021 - 12:08:54 Wib - Dibaca : 319 Kali

Bupati Bengkalis Kasmarni Hadiri Musrenbang Kecamatan Pinggir Tahun 2022

Teks foto: Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) Kecamatan Pinggir Tahun 2022 Bersama Bupati Bengkalis

Pinggir  - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) Kecamatan Pinggir Tahun 2022, Selasa 2 Maret 2021.

Di hari kedua bekerja, Bupati Bengkalis, Kasmarni, SSos, MMP, menghadiri acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) perdana untuk tahun 2022 di Kecamatan Pinggir, Selasa, 2 Maret 2021.

Musrenbang yang diselenggarakan di aula lantai II Kantor Camat Pinggir ini juga turut dihadiri Sekda Bengkalis, H Bustami HY, Anggota DPRD Bengkalis, Al Azmi, Susianto, Lorensius Tampubolon, sejumlah Kepala Perangkat Daerah, Tenaga Ahli Bupati Bengkalis H. Mustafa Kamal, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bengkalis Hadi Prasetyo, Kepala Dinas Pendidikan Edi Sakura, Kepala Dinas Kesehatan Ersan Saputra, Kepala Dinas Pemberdayaan dan Masyarakat Desa Yuhelmi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan H. Imam Hakim, Kepala Badan Pendapatan Daerah Bengkalis H. Supardi, Camat Pinggir Azuar, SH, para Lurah dan Kepala Desa se Kecamatan Pinggir.

Pada Musrenbang di Kecamatan Pinggir ini, aspirasi yang sangat diharapkan oleh masyarakat adalah terkait air bersih.
 
Kecamatan Pinggir, tidak bisa dibuat sumur bor, sehingga ketika musim kemarau masyarakat membeli air.
 
 
Bupati Bengkalis dalam sambutannya berharap dengan diadakan Musrenbang ini, mampu membangun kesepakatan bersama terhadap kegiatan skala prioritas yang diangkat dalam permasalahan di tengah masyarakat Kecamatan Pinggir.
 
"Lalu setelah ini kita integrasikan dengan skala pembangunan daerah kedepannya. Pengintegrasian skala prioritas usulan desa dan kelurahan yang telah disampaikan, akan dikolaborasikan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (2005-2025), dengan mempertimbangkan visi, misi program Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis melalui RPJMD Bengkalis, meskipun tengah dalam tahap penyusunan," ungkap Kasmarni.

"Bagi seluruh Perangkat Daerah, kami minta agar mensinergikan usulan desa/kelurahan di Kecamatan Pinggir ini menjadi bagian dari rencana kerja Perangkat Daerah Sesuai dengan tupoksinya masing-masing," pinta Kasmarni.

Bupati Bengkalis juga menginginkan untuk mempelajari dan pahami serta pertajam rumusan program dan kegiatan yang diusulkan dengan tetap mengedepankan efektifitas dan efesiensi yang tetap mempertimbang kemampuan keuangan daerah.

Kasmarni menyebut, untuk tahun ini Kecamatan Pinggir mendapat alokasi anggaran sebesar Rp 27 milyar lebih, yang diperuntukkan dalam berbagai urusan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar, pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum dan lain sebagainya.

"Kami juga berharap perumusan dan penetapan program prioritas kecamatan nanti mampu menjawab permasalahan serta mendorong pemulihan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, di Kecamatan Pinggir ini," ungkapnya.

"Kami juga ingatkan kita semua untuk tetap waspada dan tetap mematuhi protokol kesehatan agar kita dapat memutus rantai penyebaran Covid-19, yang saat ini kita masih dalam pandemi," ajak Bupati Bengkalis, yang juga mengingatkan jangan membakar lahan, terlebih pada kondisi cuaca ekstrim saat ini.

Kemudian terkait isu stunting ia juga mengajak untuk bersama melakukan upaya percepatan penurunan stunting melalui program kegiatan yang bersinergi dengan pihak swasta maupun dunia usaha lainnya.

"Di tahun ini, Kecamatan Pinggir telah ditetapkan sebagai lokus intervensi penurunan stunting terintegrasi bersama dengan tiga kecamatan lainnya. Khusus Kecamatan Pinggir, desa yang jadi locus intervensi penurunan stunting yakni Desa Tengganau, Balai Pungut, Muara Basung dan Pangkalan Libur," terangnya

 


Tulis Komentar